KOLTIM, Mediakreatifsultra.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menghadiri kegiatan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1945/2026 M yang dilaksanakan di Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd bersama Ketua TP PKK Koltim, Ketua DWP koltim, serta jajaran Pemda Koltim.
Dharma Santi Nyepi tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat di Wonua Sorume.
Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Hartini Azis, A.Ma, Wakapolres Koltim Syariddin, anggota DPRD Koltim, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Koltim, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, serta lembaga keagamaan Hindu tingkat provinsi dan kabupaten.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menegaskan bahwa toleransi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan semata.
“Toleransi harus menjadi gaya hidup kita. Kita hidup dalam satu rumah besar bernama Indonesia, dan Kolaka Timur adalah bagian dari keindahan itu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberagaman agama seperti Hindu, Islam, Kristen, dan Katolik merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama sebagai fondasi kehidupan yang harmonis.
Menurutnya, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun persatuan dan kesatuan.
“Toleransi bukan berarti mencampuradukkan ajaran agama, tetapi saling menghormati cara beribadah masing-masing. Kita tidak perlu sama untuk bisa berjalan beriringan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Plt. Bupati Koltim mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondisi daerah agar tetap sejuk, aman, dan nyaman bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang.
“Pada akhirnya, kita semua adalah saudara dalam kemanusiaan. Mari kita jaga Kolaka Timur agar tetap harmonis,” tutupnya.
Kegiatan Dharma Santi Nyepi berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat persaudaraan, mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di Wonua Sorume.
Laporan : Red

