KOLTIM, mediakreatifsultra.com– Bupati Kolaka Timur H.Yoesp Sahaka, S.Pd.,M.Pd bersama Asisten 2 La Fala, SE , Kadis ketahanan pangan, Kadis koperindag, Staf Ahli Bupati, kepala Gudang Bulog secara resmi mulai menyalurkan Bantuan Pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret tahun 2026.
Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka Timur.
Berdasarkan data dari dinas terkait, bantuan ini menyasar sebanyak 20.148 jiwa atau Kepala Keluarga (KK) yang tersebar merata di seluruh kecamatan se-Kabupaten Kolaka Timur.
Total Komoditas yang Disalurkan
Dalam penyaluran tahap ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur mendistribusikan total bantuan yang terdiri dari.
402.960 kg Beras berkualitas prima, 80.592 Liter Minyak Goreng, di mana setiap penerima manfaat berhak mendapatkan alokasi sebanyak 4 liter.
Transparansi dan Pendataan Berbasis Geotagging Guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat, proses penyaluran kali ini menekankan pada akurasi data dan dokumentasi digital.
Petugas di lapangan diwajibkan melakukan pengambilan foto penerima manfaat menggunakan aplikasi yang dilengkapi fitur geotagging.
Beberapa ketentuan teknis dalam dokumentasi tersebut antara lain:
1. Akurasi Identitas: Foto harus memperlihatkan wajah penerima, KTP, dan Kartu Keluarga (KK) secara jelas.
2. Kesesuaian Barang: Jumlah fisik bantuan (beras dan minyak goreng) yang diserahkan harus terlihat utuh dalam dokumentasi foto.
3. Kualitas Visual: Foto dilakukan di tempat terang (tidak membelakangi cahaya) agar verifikasi data melalui sistem dapat berjalan lancar.
4. Integritas Produk: Label “Tidak untuk diperjualbelikan” pada kemasan harus dipastikan terlihat sebagai bentuk pengawasan agar bantuan tidak disalahgunakan.
Harapan Pemerintah Daerah
Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemkab Kolaka Timur berharap dapat menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan laju inflasi daerah, terutama pada komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng.
Pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Laporan : Red

